BIAYA JANGKA PENDEK DAN KEPUTUSAN OUTPUT

Penulis :  Annisa Dhea Rahmatika, Shandy Dewantoro, Rizka Agil Rustiyana, Ridwan Alief Rizaldi, Zabrina Rosediana Mustika Dewi, Wiji Lestari, Hery Fitriyanto, Amanda Ayu Fatma Istiqomah.

Pendamping : Prof. Dr. M. Wahyuddin, Novel Idris Abas

Dalam suatu perusahaan kompetitif maupun kompetitif pastinya terdadapat keputusan keputusan termasuk jangka pendek dan keputusan output. kali ini kita akan menjabarkan bagaimana keputusan yang dibuat perusahaan yang berfokus pada biaya produksi.

Perusahaan mengambil 3 Keputusan, yaitu :

  1. Berapa banyak output akan ditawarkan
  2. Bagaimana memproduksi output itu, yaitu teknik/teknologi apa yg akan digunakan
  3. Berapa kuantitas tiap input yg diminta

BIAYA DALAM JANGKA PENDEK

Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang tidak tergantung pada tingkat output perusahaan. Biaya ini tetap timbul meskipun perusahaan tidak memproduksi apapun. Tidak ada biaya tetap dalam jangka panjang.

Biaya variabel(variable cost) adalah biaya yang tergantung pada tingkat produksi yang dipilih.

Biaya total (TC) adalah biaya tetap ditambah biaya variabel .

RUMUS

TC = TFC + TVC

Biaya tetap total (TFC = total fixed cost) adalah biaya yang tidak berubah sesuai output,meskipun outputnya nol.

Biaya tertanam/hangus (Sunk Cost) adalah nama lain untuk biaya tetap dalam jangka pendek karena perusahaan tidak punya pilihan kecuali membayarnya.

Biaya tetap rata-rata (AFC = Average Fixed Cost)  adalah biaya tetap total dibagi dengan jumlah unit output, suatu ukuran biaya tetap perunit.

BIAYA VARIABEL

Biaya variabel total (TVC) adalah total semua biaya yang beragam sesuai output dalam jangka pendek .

Biaya overhead yang menyebar yaitu proses membagi biaya tetap total dengan unit output yang lebih banyak,biaya tetap rata – rata turun sewaktu kuantitas naik.

Kurva biaya variabel total adalah grafik yang memperlihatkan hubungan antara biaya variabel  total dan tingkat total dan tingkat output perusahaan (q).

Produk marjinal yang makin menurun menyiratkan bahwa biaya marjinal akhirnya akan  meningkat bersama output.

Dalam jangka pendek , tiap perusahaan dibatasi oleh beberapa faktor produksi tetap . faktor tetap menyiratkan hasil yang makin menurun (produk marjinal yang makin menurun) dan kapasitas produksi yang  terbatas. Sewaktya batasnya semakin dekat , biaya marjinalnya meningkat.

Dalam jangka pendek , tiap perusahaan dibatasi oleh beberapa input tetap yang :

  1. Menyebabkan hasil yang semakin menurun terhadap input variabel
  2. Membatasi kapasitas produksinya.

 

AFC / Average Fixed Cost : merupakan biaya tetap dibagi jumlah output (FC/Q)

VC /Average Variable Cost : merupakan biaya yang dibagi jumlah output (VC/Q)

 

 

 

Biayamarjinal (MC) adalah kenaikan biaya total yang disebabkan oleh produksi satu unit output tambahan. Dari produksi 1000 unit, biaya peningkatan output menjadi 1001 unit adalah MC. MC mengukur biaya input tambahan untuk setiap unit output tambahan. MC mencerminkan perubahan biaya variabel

Pada kurva biaya variabel total:

  • Slopenya positif, karena biaya total selalu meningkat mengikuti kuantitas output
  • Nilai slopenya adalah niali biaya marjinal
  • Peningkatan biaya marjina akhirnya menyebabkan kenaikan biaya total dengan laju yang tinggI.


Biaya variabel rata-rata
(AVC – average variable cost) adalah biaya variabel total dibagi kuantitas output, dengan hubungan:

  • AVC meningkatketika biaya marjinal di atas biaya variabel rata-rata
  • AVC menurunketika biaya marjinal di bawah biaya variabel rata-rata
  • Titik minimum AVC berpotongandengan biaya marjinal


Biaya total rata-rata
(ATC – average total cost) adalah biaya total dibagi kuantitas output

ATC setara dengan jumlah biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-rata, dengan hubungan:

  • ATC menurunke biaya marjinal yang berada di bawahnya
  • ATC meningkatke biaya marjinal yang berada di atasnya
  • Titik minimum ATC adalah perpotonganantara biaya marjinal dan biaya total

KEPUTUSAN OUTPUT : PENERIMAAN, BIAYA, DAN LABA

  • Perusahaan kompetitif sempurna menghadapi kurva permintaan yang berbentuk garishorizontal(artinya permintaan elastis sempurna)
  • Penerimaantotal (TR – total revenue) adalah harga dikali kuantitas output
  • Penerimaanmarjinal (MR – marginal revenue) adalah penerimaan tambahan dari satu unit tambahan
  • Penerimaan marjinal dari perusahaan kompetitif sempurna akan sama dengan harga pasar produk saat ini
  • Dalam industri kompetitif sempurna, perusahaan yang memaksimalkan laba akan berproduksi hingga titik di mana harga outputnya tepat sama dengan biaya marjinal jangka pendek (P = MC)
  • Karena P = MR dalam persaingan sempurna, maka rumus pemaksimalan laba menjadi MR = MC

BIAYA JANGKA PENDEK DAN KEPUTUSAN OUTPUT

Keputusan adalah :

  1. Berapa banyak output akan ditawarkan
  2. Bagaimana memproduksi output itu, yaitu teknik/teknologi apa yg akan digunakan
  3. Berapa kuantitas tiap input yg diminta

BIAYA DALAM JANGKA PENDEK

Biaya tetap (Fixed Cost) adalah biaya yang tidak tergantung pada tingkat output perusahaan. Biaya ini tetap timbul meskipun perusahaan tidak memproduksi apapun. Tidak ada biaya tetap dalam jangka panjang.

Biaya variabel (Variable Cost) adalah biaya yang tergantung pada tingkat produksi yang dipilih.

Biaya total (Total Cost) adalah biaya tetap ditambah biaya variabel .

RUMUS

TC = TFC + TVC

Biaya tetap total (TFC = total fixed cost) adalah biaya yang tidak berubah sesuai output,meskipun outputnya nol.

Biaya tertanam/hangus (sunk cost) adalah nama lain untuk biaya tetap dalam jangka pendek karena perusahaan tidak punya pilihan kecuali membayarnya.

Biaya tetap rata-rata (AFC = average ixed cost)  adalah biaya tetap total dibagi dengan jumlah unit output ,suatu ukuran biaya tetap perunit.

BIAYA VARIABEL

Biaya variabel total (TVC) adalah total semua biaya yang beragam sesuai output dalam jangka pendek .

Biaya overhead yang menyebar yaitu proses membagi biaya tetap total dengan unit output yang lebih banyak,biaya tetap rata – rata turun sewaktu kuantitas naik.

Kurva biaya variabel total adalah grafik yang memperlihatkan hubungan antara biaya variabel  total dan tingkat total dan tingkat output perusahaan (q).

Produk marjinal yang makin menurun menyiratkan bahwa biaya marjinal akhirnya akan  meningkat bersama output.

Dalam jangka pendek , tiap perusahaan dibatasi oleh beberapa faktor produksi tetap . faktor tetap menyiratkan hasil yang makin menurun (produk marjinal yang makin menurun) dan kapasitas produksi yang  terbatas. Sewaktya batasnya semakin dekat , biaya marjinalnya meningkat.

Dalam jangka pendek , tiap perusahaan dibatasi oleh beberapa input tetap yang :

  1. Menyebabkan hasil yang semakin menurun terhadap input variabel
  2. Membatasi kapasitas produksinya.

AFC / Average Fixed Cost : merupakan biaya tetap dibagi jumlah output (FC/Q)

AVC /Average variable cost merupakan biaya yang dibagi jumlah output (VC/Q)

MC/marginal cost kenaikan biaya total yang muncul dari unit produksi tambahan secara matematis MC = ^ TC/^Q

  • Biayamarjinal (MC) adalah kenaikan biaya total yang disebabkan oleh produksi satu unit output tambahan
  • Dari produksi 1000 unit, biaya peningkatan output menjadi 1001 unit adalah MC
  • MC mengukur biaya input tambahan untuk setiap unit output tambahan
  • MC mencerminkan perubahan biaya variabel
  • Pada kurva biaya variabel total:
    • Slopenya positif, karena biaya total selalu meningkat mengikuti kuantitas output
    • Nilai slopenya adalah niali biaya marjinal
    • Peningkatan biaya marjina akhirnya menyebabkan kenaikan biaya total dengan laju yang tinggi
  • Biaya variabel rata-rata(AVC – average variable cost) adalah biaya variabel total dibagi kuantitas output, dengan hubungan:
    • AVC meningkatketika biaya marjinal di atas biaya variabel rata-rata
    • AVC menurunketika biaya marjinal di bawah biaya variabel rata-rata
    • Titik minimum AVC berpotongandengan biaya marjinal
  • Biaya total rata-rata(ATC – average total cost) adalah biaya total dibagi kuantitas output
  • ATC setara dengan jumlah biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-rata, dengan hubungan:
    • ATC menurunke biaya marjinal yang berada di bawahnya
    • ATC meningkatke biaya marjinal yang berada di atasnya
    • Titik minimum ATC adalah perpotonganantara biaya marjinal dan biaya total

KEPUTUSAN OUTPUT: PENERIMAAN, BIAYA, DAN LABA

  • Perusahaan kompetitif sempurna menghadapi kurva permintaan yang berbentuk garishorizontal(artinya permintaan elastis sempurna)
  • Penerimaantotal (TR – total revenue) adalah harga dikali kuantitas output
  • Penerimaanmarjinal (MR – marginal revenue) adalah penerimaan tambahan dari satu unit tambahan
  • Penerimaan marjinal dari perusahaan kompetitif sempurna akan sama dengan harga pasar produk saat ini
  • Dalam industri kompetitif sempurna, perusahaan yang memaksimalkan laba akan berproduksi hingga titik di mana harga outputnya tepat sama dengan biaya marjinal jangka pendek (P = MC)
  • Karena P = MR dalam persaingan sempurna, maka rumus pemaksimalan laba menjadi MR = MC

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s